Mengintip Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kemenhub

Mengintip Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kemenhub

- detikNews
Selasa, 07 Sep 2010 12:39 WIB
Mengintip Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kemenhub
Jakarta - Menjelang lebaran, Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semakin ramai. Posko yang bisa memantau 40 titik situasi mudik ini, seakan tidak pernah tidur untuk memonitor aktivitas pemudik.

Posko ini terletak di lantai 7 Gedung Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat. Dilengkapi dengan 18 layar plasma, posko ini bertujuan untuk memantau situasi mudik di tanah air. Sejak diresmikan 3 September 2010 lalu oleh Menteri Perhubungan Freddy Numberi, posko tersebut terus berbenah, termasuk meningkatkan kualitas layanan.

"Tadinya bandwidth kita hanya 5 MB, tapi karena yang mengakses cukup banyak kita tambah jadi 10. Masih kurang akhirnya kita tambah menjadi 20 (MB)," ujar Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub, Bambang S Ervan saat berbincang dengan detikcom di lokasi, Selasa (7/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posko ini beroperasi selama 24 Jam dan akan memantau arus mudik sejak H-7 hingga H+7 mendatang. Menurut Bambang, masyarakat bisa memanfaatkan layanan www.rttmc-hubdat.web.id yang juga bisa diakses dari ponsel.

"Tapi saat ini server sedang kita lakukan maintenance, jadi untuk yang mobile agak lambat diakses. Saat ini tiap hari sekitar 15 yang mengakses layanan kami," tambah Bambang.

Menurut Bambang, banyaknya animo masyarakat yang mengakses info mudik, semakin menunjukan tingginya kesadaran masyarakat akan informasi.

"Masyarakat pun sekarang bisa memberi informasi lewat facebook, twitter yang kita sediakan. Jadi info tidak selalu dari kami, tapi masyarakat yang di lokasi bisa memberi info kepada kami," terangnya.

Tidak kurang 50 petugas dari berbagai Direktorat Jenderal (Dirjen) tiap saat memantau arus mudik lewat CCTV dan layanan jejaring sosial yang ada. Para pegawai pun tidak bisa mudik ke kampung halaman masing-masing.

"Ya mereka tetap mantau walaupun yang lain mudik. Ini demi memberi informasi kepada para pemudik," imbuhnya.
(her/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads