"Kami tidak gajian selama 1,5 bulan dan THR Idul Fitri 2010 juga tidak ada," keluh Yanto salah satpam saat menggelar aksi duduk di depan teras Saphire Square, Jalan Laksda Adisucipto Yogyakarta, Selasa (7/9/2010).
Yanto dan 41 tenaga satpam lainnya adalah buruh outsource dari PT Primanusa Purnama Baru. Saat ini mereka telah di-PHK tanpa alasan yang jelas. Tenaga satpam di Saphire Square saat ini digantikan dari perusahaan outsource lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para satpam ini sempat dijanjikan untuk bertemu dengan pihak manajemen Saphire, Primanusa dan Dinsosnakertrans Yogyakarta, Senin 6 September. Namun pertemuan tersebut batal digelar karena pihak manajemen Saphire tidak hadir tanpa alasan yang jelas.
"Kami menuntut pihak manajemen Saphire dan PT Primanusa memenuhi tanggungjawabnya yakni membayar gaji yang belum kami terima sesuai perundang-undangan," ungkap Yanto.
Sampai pukul 11.00 WIB, puluhan satpam yang tergabung dalam Serikat Pekerja Keamanan-Persatuan Pergerakan Buruh Indonesia (SPK-PPBI) masih menggelar aksi duduk. Puluhan aparat Poltabes Yogyakarta hanya memantau jalannya aksi dan berjaga-jaga dari kejauhan.
(djo/djo)











































