"Yang pasti dia akan dipanggil sebagai saksi habis lebaran, dalam proses itu kan misalnya kalau dia mengirimkan surat sakit nah kita akan mengunakan mekanisme second opinion," ujar juru bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (6/9/2010).
Menurut Johan, Nunun hingga saat ini masih dinyatakan mengidap sakit lupa berat. Namun, KPK masih terus melakukan pemantauan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita belum dapat informasi posisinya (di mana). Yang jelas, penyidikan ini kan tetap jalan. Masih berlanjut, belum akan berhenti sampai ini tuntas," tambahnya.
Untuk pemanggilan 26 tersangka politisi yang diduga menerima uang suap terkait pemilihan tersebut, rencananya juga akan dilakukan setelah Lebaran. Tim penyidik saat ini sedang mempersiapkan mekanisme pemanggilan para tersangka.
"Penyidik lagi menyiapkan, kan 26 banyak. Hampir semua satgas terpakai. Kemudian informasi dari pengadilan, penyidikan yang lama, sedang dikumpulkan," jelasnya.
Lalu untuk Miranda? "Dalam rangka penyidikan, untuk meyakinkan informasi yang kita dapatkan, siapa pun bisa kita mintakan keterangan sebagai saksi," jawab Haryono.Hari ini, KPK juga sudah memeriksa bekas anak buah Nunun, Arie Malangjudo terkait kasus yang sama. Pemeriksaan dilakukan untuk menjerat para pemberi suap."Diperiksa terkait TC (travel cheque) itu, dalam kaitan pengembangan penyidikan kasus cek perjalanan, dalam rangka mengejar siapa pemberi, hari ini kita memeriksa Arie sebagai saksi," ucap Johan
(mad/mei)











































