Banyak yang bertanya-tanya apa saja yang dialami wanita itu selama 8 tahun disekap. Kini, Natascha membeberkan kejadian penyekapan tersebut dalam buku otobiografinya.
Dalam bukunya yang akan diluncurkan pekan ini, Natascha mengungkapkan bagaimana dia dipukuli hingga 200 kali setiap minggu. Dia juga dipaksa tidur seranjang dengan penculiknya dan bekerja setengah bugil saat membersihkan rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan meluncurkan otobiografi berjudul "3,096 Days", Natascha kabarnya akan memperoleh pendapatan sebesar 1 juta poundsterling. 3.096 hari tersebut merupakan lamanya Natascha disekap.
"Saya sekarang merasa cukup kuat untuk menceritakan kisah lengkap penculikan saya," tutur Natascha seperti dilansir Telegraph, Senin (6/9/2010).
Dalam bukunya, Natascha menulis bahwa Priklopil memaksanya memanggil pria itu dengan "Tuanku" atau "Maestro". Natascha juga menulis bahwa dirinya dipukuli begitu kuat oleh Priklopil sampai-sampai beberapa tulangnya patah.
Natascha juga menceritakan bagaimana Priklopil memaksanya tidur seranjang sejak usia 14 tahun. Saat tidur, kedua pergelangan tangan Natascha diikat ke tangan Priklopil dengan menggunakan borgol plastik.
Namun menurut Natascha, dirinya tidak pernah mengalami kekerasan seks. "Ketika dia mengikat saya ke dirinya di malam-malam tersebut, itu bukan tentang seks. Orang yang memukuli dan mengurung saya di ruang bawah tanah punya pikiran lain, dia cuma ingin sesuatu untuk dipeluk," ujar Natascha.
Dalam bukunya, Natascha juga mengungkapkan dirinya pernah beberapa kali mencoba bunuh diri.
Natascha akhirnya berhasil kabur pada usia 18 tahun pada 23 Agustus 2006 silam. Setelah mendapat info bahwa polisi akan menangkapnya, Priklopil (44) bunuh diri dengan melompat ke depan kereta api yang melintas.
(ita/nrl)










































