Ditemani anak perempuannya yang berusia 10 tahun, Sarmin (40) sepertinya sudah tak kuasa menahan hasrat untuk segera meninggalkan ibu kota. Maklum saja istri dan dua anaknya sudah menunggu untuk merayakan hari kemenangan di Surabaya.
H-4 jelang Lebaran, Sarmin termasuk pendatang yang beruntung karena sudah mendapat jatah libur dari tempatnya bekerja di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Hal ini tentu dimanfaatkan untuk tidak berlama-lama lagi di Jakarta.
Mencari nafkah di Jakarta sejak 10 tahun lalu memang sudah menjadi kebiasaan pria beranak 3 ini untuk pulang kampung setiap lebaran. Meski harus berdesak-desakan dan merasakan kemacetan, tidak akan melunturkan niat untuk mudik.
"Lebaran di kampung lebih afdol dari pada di Jakarta," katanya saat berbincang dengan detikcom, di Terminal Lebak Bulus, Jakarta, Senin (6/9/2010).
Keputusannya mudik menggunakan bus merupakan yang pertama kali, biasanya setiap tahun Sarmin mudik dengan menggunakan kereta kelas ekonomi. "Karena bawa anak kasihan kalau naik kereta," ungkapnya.
Akhirnya bus yang ditunggu tiba. Penuh semangat Sarmin terbangun dari duduknya, tangan kanannya langsung memikul kardus dan tas yang dibawanya. Sang anak dengan sigap menggandeng tangannya. Curahan air hujan sedikitpun tak mempengaruhi langkahnya.
"Allhamdulilah, datang juga," kata Sukirman seraya menutup perbincangan dengan detikcom.
(did/fay)











































