"Tidak benar saya meminta pihak Garuda menunda penerbangan, apalagi sampai meminta pesawat kembali," kata Taufik kepada detikcom, Minggu (5/9/2010).
Menurut Taufik, dia mengakui terlambat datang ke Bandara Ahmad Yani, Semarang. Sehingga, dia pun ikut penerbangan selanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taufik mengatakan dia sadar sepenuhnya untuk tidak memaksakan kehendak terhadap maskapai. Meskipun, dia adalah seorang pejabat.
"Tidak bisa seorang Wakil Ketua DPR sekalipun mengganggu SOP penerbangan, karena itu sangat penting untuk keselamatan penerbangan," ujarnya.
Dia mengakui semua penumpang punya hak sama untuk dilayani maskapai. Lantas, apa yang membuat Taufik buru-buru ke Jakarta?
"Saya memang ada perlu di Jakarta, tapi tidak tergesa-gesa," tutupnya.
Informasi yang didapat detikcom, agenda penting Taufik adalah menghadiri buka puasa bersama SBY dan pimpinan Koalisi di Cikeas, Bogor.
(van/fay)











































