"Kita sediakan satu gerbong di belakang lokomotif khusus untuk para lansia," kata Kepala Humas Kereta Api Daerah Operasional I, Mateta Rijalul Haq di Stasiun Senen, Jakarta, Minggu (5/9/2010).
Gerbong khusus lansia diletakkan tepat di belakang lokomotif tentunya bukan tanpa tujuan. Diharapkan tidak ada penumpang lain yang melewati gerbong.
"Selain agar nyaman, tujuannya juga mengurangi kemungkinan penyalahgunaan," imbuhnya.
Namun, menurutnya, sejauh ini penggunaan gerbong ini masih terhambat beberapa masalah. Salah satunya masih ada penumpang bukan lansia yang menggunakan gerbong ini.
"Ini semua soal kesadaran, agak sulit juga memang. Tapi kita terus mencoba mensterilkan dengan meletakkan petugas. Saya mengimbau agar bisa digunakan sesuai fungsinya," imbaunya.
(ayu/ape)











































