Fadjroel Rachman, salah seorang pengamat yang hadir, bercerita, kehadiran pengamat yang selama ini dikenal sering mengkritik pemerintah justru lebih banyak ketimbang yang sering memuji.
"Mungkin yang hadir 75 persen pengamat oposisi, dan 25 persen pengamat pro pemerintah," kata Fadjroel kepada detikcom, Sabtu (4/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadjroel menceritakan, diskusi antar dua golongan pengamat itu sempat memanas, bahkan lebih cenderung seperti debat saat membahas isu-isu yang merupakan penjabaran 3 poin sambutan Boediono. Sebelumnya, Boediono mengatakan untuk membangun bangsa harus ada tiga hal yang terintegrasi, yakni political order, economical order, dan moral order.
"Memang saling timpa menimpa. Diskusi jadi rada sengit," kata aktivis yang pernah dipenjara rezim Soeharto ini.
Namun, kata Fadjroel, Boediono berjanji akan menampung apa yang menjadi keresahan masyarakat dan disuarakan oleh para pengamat.
(lrn/nwk)











































