Demikian tanggapan Julian Aldrin Pasha mengenai hasil survey terkini LSI dan ID, Sabtu (4/9/2010). Tanggapan ini dia sampaikan dalam kapasitas akademisi, dan bukan sebagai Jubir Kepresidenan RI.
"Setelah mempelajari hasil survey, dalam pandangan saya ada yang agak rancu. Terlihat ada perbedaan dalam konteks hasil temuan kedua lembaga tersebut," kata Julian kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasar pengalamannya mengadakan penelitian, bisa jadi perbedaan hasil tersebut akibat perbedaan wording atau hal lain. Namun masalahnya masing-masing lembaga survey mengklaim bahwa margin error mereka hanya 2,8%-3% yang sebenarnya masih dalam batas aman sehingga semestinya selisih hasil juga tidak besar.
"Terus terang agak sulit dibayangkan menginggat waktu penyelenggaraan survey, jumlah responden, locus dan fokus penelitian yang ada kemiripan atau persamaan. Mungkin perlu klarifikasi agar publik lebih mendapat pencerahan," sambung penyandang gelar PhD bidang politik dari Hosei University, Tokyo, Jepang, ini.
(lh/rdf)











































