"Kami optimis bisa memenuhi target itu. Kendala kami hanya cuaca. Jika cuaca terang tentu wisatawan akan banyak berkunjung ke Borobudur. Namun jika hujan, biasanya menurun," kata Kepala Unit PT. TWCB, Pujo Suwarno, di kantornya, Jumat (3/9/2010).
Pujo menjelaskan, target kunjungan wisatawan ke Borobudur pada Liburan tahun ini sengaja dinaikan untuk mendongkrak kinerja PT TWCB. Dari 250 wisatawan yang ditargetkan, 50 ribu orang di antaranya berasal dari turis mancanegara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pujo, manajemen TWCB telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut libur Lebaran, seperti menata parkir kendaraan dan menambah pintu masuk. PT TWCB juga akan membuka loket baru di Jalan Badrawati guna mengurangi antrean pembelian tiket.
"Kami juga akan menggelar pementasan sejumlah kesenian daerah seperti Topeng Ireng, Jathilan, Kuda Lumping dan Rebana Bondan untuk menghibur pengunjung. Kami harap wisatawan betah di Borobudur," tegas Pujo Suwarno.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menikmati pemutaran film 4 dimensi di Audio Visual Unit Borobudur. Film 4 dimensi ini merupakan hasil kerja sama dengan Mahaka Atraction Jakarta.
Kerahkan 40 Pemulung
Masalah kebersihan lokasi Candi Borobudur juga menjadi perhatian pengelola. Selain menyediakan banyak tempat sampah, PT TWCB juga akan melibatkan 40 pemulung untuk menjaga kebersihan kawasan Candi Borobudur. Para pemulung itu direkrut dari warga sekitar candi.
"Tahun lalu ada 20 pemulung yang dilibatkan. Untuk tahun ini kami tambah menjadi 40 orang yang kami sebar di seluruh titik zona candi Borobudur," ungkap Pujo.
(djo/djo)











































