"Saya kira itu mungkin sebagai kelanjutan efek kejut dari pidato Presiden. Karena pidato tersebut disampaikan di Markas TNI dan itu alasan Golkar mengurungkan hak interpelasi," ujar Wakil Ketua DPR ya gjuga Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2010).
Namun demikian Priyo berharap sikap lunak Malaysia diimbangi dengan semangat berunding yang serius dengan pihak Indonesia. Priyo berharap Malaysia sungguh-sungguh secepat menuntaskan berbagai kasus dn tumpukan permasalahan antar dua negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo berharap Pemerintah Indonesia juga segera mempersiapkan tim perunding untuk masalah perbatasan. Diharapkan tim tersebut solid dan mampu memaksa Malaysia menyepakati batas perbatasan yang masih jadi sengeketa.
"Tim kita harus gagah dan memaksa Malaysia menyepakati peta dari PBB yang kita pegang," tutupnya.
(van/lh)











































