Gerindra Minta Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR Dikaji Ulang

Gerindra Minta Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR Dikaji Ulang

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2010 16:18 WIB
Gerindra Minta Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR Dikaji Ulang
Jakarta - Fraksi Gerindra juga menolak rencana pembangunan gedung baru DPR. Mereka meminta agar proyek yang dinilainya sebagai pemborosan uang negara itu dikaji ulang.

"Itu tidak sesuai dengan kondisi yang sekarang, jadi untuk apa dipaksakan? Ini sebaiknya kita tunda dan dikaji ulangย  perlu serta perlu evaluasi yang mendalam," ujar Fraksi Gerindra, Eddy Prabowo, dalam diskusi di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Jumat (3/8/2010).

Eddy merasa tak sepaham dengan niat pembangunan gedung baru yang penuh dengan fasilitas mewah itu. Apalagi dari segi luas lahan itu terlalu berlebihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Luasnya berlebihan, katanya sampai 157.000 meter persegi, di mana satu orang anggota mendapatkan 120 meter persegi. Itukan terlalu mewah dan besar," gugatnya.

Dia mengakui memang saat ini butuh penambahan ruangan untuk para pembantu dari anggota dewan tersebut. Tapi membangun gedung baru bukanlah solusi akhir, sebab masalah bisa terpecahkan dengan membangun ruang tambahan yang tentu biayanya lebih rendah.

Atas permintaan pengkajian ulang itu, Gerindra berharap BURT mengkaji ulang usulan pembanguan gedung baru itu. "Sebaiknya dikaji ulang baik dari segi luas bangunan, anggaran maupun fasilitas-fasiltasnya yang dianggap tidak terlalu perlu," tandasnya.

(lia/lh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads