Pantauan detikcom, Jumat (3/9/2010), kondisi jalan di kawasan itu sangat bagus. Aspal mulus bak sebuah karpet hitam di jalanan. Dalam kondisi lengang, mobil bisa dipacu 120 km/jam.
Namun Anda harus waspada, di kawasan ini belum dipasang median jalan berupa trotoar, berbeda dengan kebanyakan ruas jalan Pantura lain yang sudah punya median. Oleh karena itu, kendaraan dari arah lain pun bisa menyalip dengan memakai jalur berlawanan.
Kondisi jalan tanpa median ini bisa ditemui di Pangulah, Jatisari, Kaliasin dan Patokbeusi sebelum akhirnya Anda sampai di Ciasem. Hati-hati jika ingin menyalip, baik motor, mobil atau bahkan kendaraan besar. Pastikan jarak aman dengan kendaraan dari arah sebaliknya agar terhindar dari tabrakan.
Tantangan lain di Ciasem dan Pantura secara umum adalah udara panas dan minimnya pohon rindang. Ditambah sorot matahari yang silau, kondisi ini bisa membuat mata cepat lelah. Jika sudah demikian, kami sarankan Anda beristirahat di berbagai masjid yang bertebaran di sepanjang Pantura.
(ahy/fay)











































