Begitu keluar dari Tol Cikampek, Anda akan bertemu dengan pertigaan Cikopo. Mereka yang ingin ke Subang, belok ke kanan. Sedangkan mereka yang menuju Pantura akan berbelok ke kiri.
Dari sini, jalanan menyempit sampai pertigaan Mutiara. Pemudik arah Pantura akan belok kanan, sampai bertemu dengan pertigaan Jomin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau enggak dijaga, suka ada saja yang menyerobot," kata salah seorang petugas PJR, Bripka Teguh kepada detikcom di lokasi, Rabu (1/9/2010) kemarin.
Untuk mengantisipasi macet, polisi dan Jasa Marga menyiapkan skenario buka tutup mulai H-3. Jika ditutup, artinya pemudik arah pantura mendapat prioritas keluar dari tol Cikampek sampai melewati Jomin. Sementara yang akan masuk tol Cikampek dialihkan dari pintu Tol Sadang atau Kalihurip.
Nah, lalu bagaimana jika tetap terjadi penyumbatan kendaraan di simpang Jomin. Dalam skenario terburuk, semua pemudik tujuan Pantura akan dipaksa menempuh jalur selatan. Baik lewat Bandung atau jalan alternatif Subang-Majalengka.
Menurut Kepala Gerbang Tol Cikampek, Mulyadi, hal itu akan dilakukan dengan dengan memasang pagar pembatas di sisi kiri gerbang keluar tol arah Jomin. Sehingga mau tak mau, semua kendaraan harus mengarah ke Sadang.
"Sekarang dipaksakan saja ke Selatang (Sadang)," tegasnya.
Sementara untuk para pemudik bermotor, ada juga skenario yang disiapkan agar mereka tidak menambah beban kendaraan di simpang Jomin. Menurut Mulyadi, pemotor akan dipaksa berbelok ke Jalan Cilamaya, keluar di Cikalong dan kembali masuk ke Pantura.
"Di sana nanti akan jadi bottle neck, dua jalur jadi satu jalur, untuk menghindari motor yang menumpuk masuk ke Pantura," jelas Mulyadi.
(ahy/fay)











































