Benny K Harman: Praktik Suap Kultur Negatif DPR

Benny K Harman: Praktik Suap Kultur Negatif DPR

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2010 13:49 WIB
Jakarta - Ketua Komisi III DPR (bidang hukum), Benny K Harman, menilai banyaknya anggota DPR dan mantan anggota DPR yang menjadi tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI telah melukai hati nurani rakyat. Karenanya, DPR harus berbenah diri mengubah kultur negatif tersebut.

"Kasus ini menjadi penting, bahwa praktik yang terjadi adalah cerminan kultur kerja Dewan selama ini," kata Benny kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2010).

Benny berharap tidak ada lagi anggota DPR yang terlibat kasus penyuapan. Sebab, kepercayaan masyarakat kepada DPR semakin runtuh gara-gara ulah wakil rakyat yang mengambil manfaat dari masa kerjanya di parlemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini tragedi politik yang tidak boleh terulang lagi," ujar Ketua Bidang Hukum DPP Partai Demokrat ini.

Benny mengimbau kepada semua anggota DPR agar bersama-sama mengubah kultur negatif tersebut. Sehingga anggota Dewan, baik saat menjabat atau sudah tidak lagi menjabat, tidak akan terlilit kasus di KPK.

"Ini harus jadi entry point Dewan memperbaiki tata laksana pengangkatan pejabat publik. Apakah pemilihan Jaksa Agung, Kapolri, (Panglima) TNI, KY dan lainnya, tak boleh ada suap," tandasnya.

(van/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads