"Sekarang ini masih gelap, kita belum tahu apa yang terjadi di sana (di kaki gunung)," ujar Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono saat dihubungi detikcom, Jumat (3/9/2010).
Posisi Surono saat ini dari kaki gunung hanya berjarak 8 Km. Ia juga jadi saksi saat Sinabung kembali memuntahkan asap yang sangat tebal subuh tadi.
Β
"Di antara sejak letusan pertama 29 Agustus lalu, inilah letusan yang paling kuat," jelasnya.
Salah seorang warga, Ginting yang jarak rumahnya sekitar 12 Km, juga merasakan hal yang sama.
"Saya memang nggak dekat dengan gunung, tapi dari sini, saya bisa mendengar suaranya, keras banget," jelas Ginting. (mok/mok)











































