KPK dan Kominfo Jajaki Dirikan Data Server RIM di Indonesia

KPK dan Kominfo Jajaki Dirikan Data Server RIM di Indonesia

- detikNews
Jumat, 03 Sep 2010 01:10 WIB
KPK dan Kominfo Jajaki Dirikan Data Server RIM di Indonesia
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu mendatangi Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring. Kedatangan KPK untuk berdiskusi soal rencana pendirian data server Research in Motion (RIM) di Indonesia.

"Kemarin tim KPK memang ke sini dipimpin Pak Chandra (Chandra M Hamzah) membicarakan penegakan hukum termasuk masalah data server RIM. Pada intinya KPK mendukung pembentukan itu," kata Tifatul usai mengadakan jumpa pers di Kantor Kemenkominfo Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2010).

Saat ditanya kapan action itu dilakukan oleh Kemkominfo, Tifatul mengatakan semua masih dalam proses pembahasan. Yang jelas jika server untuk ponsel Blackberry itu bisa didirikan di Indonesia, ternyata bisa menambah pendapatan negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin waktu kita ketemu dengan KPK itu, kita sedang bicarakan pembuatan tim untuk meminta RIM segera membuat data server," imbuhnya.

"Dan dari segi keuntungan bagi negara juga bagus, karena selama ini tidak adil operator yang harus terkena pajaknya sementara RIM jualan mendapatkan banyak keuntungan di sini," ungkap politisi PKS ini.

Untuk diketahui selama ini, pusat data RIM berada di Kanada, sehingga pihak pemerintah Indonesia tidak bisa melacak percakapan yang menggunakan ponsel Blackberry. Mengingat semakin banyaknya kejahatan dengan memanfaat kecanggihan teknologi, Kemenkominfo berencana mendirikan data server RIM di Indonesia.

(gah/mok)



Berita Terkait