Polisi Selidiki Kemungkinan Para Korban Sengaja Diracun

8 Orang Tewas Keracunan di Sulsel

Polisi Selidiki Kemungkinan Para Korban Sengaja Diracun

- detikNews
Kamis, 02 Sep 2010 13:05 WIB
Makassar - Polisi masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus keracunan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang menyebabkan 8 orang tewas dan 9 lainnya kritis. Polisi menyelidiki kemungkinan proses keracunan itu disengaja oleh seseorang.

Demikian disampaikan Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Ir Johny Waenal Usman, saat ditemui di sela-sela acara gelar pasukan Operasi Ketupat di Lapangan Karebosi, Makassar, Kamis (2/9/2010).

"Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengetahui ada unsur kesengajaan atau sekadar kelalaian," kata Johny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Johny menambahkan, pihaknya saat ini belum meminta keterangan para korban di RSUD Wahidin Sudiro Husodo. Polisi masih menunggu kondisi kesehatan para korban tersebut benar-benar sehat.

"Korban-korbannya masih diopname, kalau sudah sadar mereka akan kita mintai keterangan," ungkap Johny.

Sebelumnya diberitakan, pesta jelang pernikahan 'Naik Uang Mahar' sekaligus buka puasa bersama di rumah Juherni, warga Desa Pattappa, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, Sulsel, Selasa (31/8/2010), berujung petaka. Sejumlah hadirin tiba-tiba mengeluh pusing, mual, dan kemudian muntah-muntah usai berbuka puasa.

Buntutnya sebanyak 8 orang, termasuk Juherni dan anaknya Masni, meninggal dunia. Polisi menduga, para korban mengalami hal itu akibat memakan kue dadar yang telah terpapar racun.

(djo/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads