Lokasi Pemberangkatan Pemudik Dijaga Ketat 24 Jam

Lokasi Pemberangkatan Pemudik Dijaga Ketat 24 Jam

- detikNews
Kamis, 02 Sep 2010 12:17 WIB
Jakarta - Sebagai daerah yang menjadi titik tolak pemberangkatan pemudik, Polda Metro Jaya menerapkan pengamanan ketat di tempat-tempat pemberangkatan. Sejumlah tempat pemberangkatan akan dijaga 24 jam penuh.

Kapolda Metro Jaya Irjen Timur Pradopo menyadari penuh akan adanya kejahatan yang mengganggu keamanan selama pelaksanaan mudik lebaran.

"Khusus untuk Jakarta yang harus kita amankan kegiatan-kegiatan masyarakat yang memang konsentrasi sangat signifikan selama 24 jam terus menerus," kata Timur usai menghadiri upacara Gelar Pasukan Operasi Ketupat di lapangan Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, Kamis (2/9/2010).

Lokasi yang akan dijaga selama 24 jam itu seperti di Stasiun Senen dan Gambir, Terminal Pulogadung, Kampung Rambutan, Lebak Bulus dan Kalideres serta Bandara Soekarno-Hatta dan pelabuhan Tanjung Priok. "Ini akan dijaga selama 24 jam," katanya. Termasuk tempat-tempat wisata seperti TMII, Ancol dan Ragunan.

Kapolda menambahkan, pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan segala bentuk ancaman dari dalam, termasuk aksi terorisme. "Saya kira masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan. Karena apa memang dari arahan Bapak Kapolri ada DPO ya, sekali lagi lebih kepada meningkatkan kewaspadaan," jelasnya.
Β 
Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, Kapolda mengatakan pihaknya akan meningkatkan patroli kewilayahan. Selain itu, Kapolda juga meminta masyarakat untuk berperan serta.

"Tentu kita mengikutsertakan seluruh masyarakat seperti yang saya sampaikan tadi pengamanan Jakarta ini harus secara utuh bukan hanya pada tempat-tempat yang memang ada kegiatan masyarakat," katanya.

Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan perumahan yang akan ditinggalkan pemudik. Peran serta hansip sangat diperlukan dalam kondisi tersebut.

"Termasuk yang ditinggalkan mudik di lingkungan kerja, kantor dan rumah yang mungkin libur dan memberdayakan satuan pengamanan," ungkapnya.

Polda Metro juga telah menerjunkan fungi intelijen untuk menganalisa gangguan keamanan yang akan terjadi menjelang lebaran nanti. "Insyaallah dari semua yang sudah kami lakukan sekali lagi kita lebih menekankan pada pengamanan swakarsa, tugas preentif, memberikan daya tangkal kepada masyarakat di dalam mencegah gangguan keamanan dan patroli kita tingkatkan," paparnya.

Polri menggelar Operasi Ketupat mulai H-7 hingga H+7 atau 3-19 September 2010. Adapun jumlah personel yang diterjunkan di wilayah Polda Metro Jaya sebanyak 7.239 personel.

(mei/mad)


Berita Terkait