Bantuan tersebut diserahkan secara simbolik kepada Bupati Karo, Daulat Daniel Sinulingga, melalui Badan Nasional Pengendalian Bencana (BNPB) di pendopo rumah dinas bupati karo Jl. Veteran, Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (1/8/2010) jelang tengah malam.
Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Samijan mengatakan, Presiden berpesan agar bantuan tersebut disalurkan secara adil dan merata kepada para pengungsi yang kini masih tersebar di lokasi penampungan.
“Bapak Presiden SBY mengirimkan bantuan ini untuk dibagikan secara adil kepada para pengungsi,” kata Samijan.
Sementara Bupati Sinulingga mengatakan, semua bantuan akan dikumpulkan terlebih dahulu di gudang penyimpanan, sebelum disalurkan kepada pengungsi menurut kebutuhan.
“Satkorlak Pengendalian Bencana Gunung Sinabung akan memprioritaskan penyaluran bantuan yang paling mendesak bagi ribuan warga. Kalau selimut yang mendesak, maka selimut kita dahulukan,” kata Sinulingga.
Hingga Rabu malam, jumlah warga yang mendiami sejumlah titik pengungsian tercatat sekitar 25 ribu orang. Jumlah ini mengalami penurunan drastis dari 30 ribu orang sebelumnya, menyusul hasil pengamatan Badan Vulkanologi dan Mitigasi Pengendalian Bencana Geologi (BVMPB), aktivitas Gunung Sinabung terpantau normal, pasca letusan Senin (29/8/2010) lalu.
Berpegang pada hasil pengamatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo memperbolehkan warga yang tinggal di radius 12 kilometer untuk pulang ke rumah masing-masing. Namun pemerintah setempat juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada jika aktivitas Gunung Sinabung meningkat secara tiba-tiba.
(rul/ape)











































