KMB yang diselenggarakan bersama oleh Yayasan Asia-Eropa (ASEF) dan Institut Internasional untuk Studi Asia itu sebagai persiapan untuk Pertemuan Menteri Kebudayaan ASEM ke-4 pada 8-11/9/2010 di Poznan, Polandia, demikian siaran pers ASEF yang diterima detikcom hari ini, Rabu (1/9/2010).
Di antara output yang diharapkan, KMB Amsterdam akan merumuskan rekomendasi konkrit dan terkontekstualisasi untuk Pertemuan Menteri Kebudayaan ASEM di Proznan, yang bertema "Warisan Kebudayaan dan Tantangan Masa Kini."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekomendasi dari KMB akan fokus pada pengembangan dan pemberdayaan sosial melalui warisan kebudayaan.
"Sejak awal, ASEF telah mengakui pentingnya warisan kebudayaan dalam mempromosikan pemahaman antara Asia dan Eropa," kata Deputi Direktur Eksekutif Yayasan Asia-Eropa, Duta Besar Nguyen Quoc Khanh, yang akan menyampaikan rekomendasi tersebut kepada Menteri Kebudayaan ASEM di Poznan.
Direktur Institut Internasional Studi Asia Dr. Philippe Peycam akan ikut serta sebagai pengamat dalam Pertemuan Menteri Kebudayaan ASEM untuk lebih memperkuat pesan masyarakat sipil dari KMB.
(es/es)











































