Camat Tiga Binanga Pius Ginting menyatakan, hingga hari keenam pasca bencana alam letusan gunung tersebut, saat ini di wilayahnya masih terdapat 1.761 pengungsi yang berasal dari desa sekitar kaki Gunung Sinabung. Para pengungsi tersebut ditempatkan pada dua pasar yang ada di sana, yakni Pasar Buah Tiga Binanga dan Pasar Perbesi.
“Karena keterbatasan tempat, maka di sanalah mereka ditempatkan. Kondisinya memang seadanya karena darurat, termasuk fasilitas MCK,” kata Ginting pada wartawan melalui telepon, Rabu (1/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau kondisi cukup memprihatinkan, para pengungsi banyak yang memilih bertahan di pengungsian karena menilai tidak ada jaminan kondisi Gunung Sinabung, apakah meletus lagi atau tidak. Hanya sebagian kecil saja yang sudah pulang. Yakni sekitar 20 keluarga warga Desa Cimbang dan Ujung Payung, Kecamatan Payung, serta warga Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat.
“Sebenarnya sudah disampaikan, kecuali daerah yang berada dalam radius enam kilometer dari gunung atau kawasan siaga satu, daerah lainnya sudah cukup aman untuk kembali. Tetapi mereka masih belum sepenuhnya percaya, jadi memilih alternatif yang lebih aman bagi mereka, yakni di pengungsian,” kata Ginting.
Hal seperti ini, kata Ginting lagi, dapat dipahaminya. Warga punya pertimbangannya sendiri. Sebab itu yang dapat dilakukan adalah berupaya sekuat mungkin membantu masyarakat yang ada di penampungan, terutama masalah logistik.
(mok/mok)











































