"Kita mempertayakan KPK kenapa yang pemberi tidak diproses," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan saat dihubungi wartawan, Rabu (1/9/2010).
Trimedya menegaskan, pihaknya menghormati proses hukum. Namun dia mencurigai ada muatan politis di balik penetapan sejumlah kader PDIP, termasuk diantaranya Panda Nababan.
"Jadi siapa aktor intelektualnya yang harusnya diungkap lebih dulu. Apa ini bagian upaya meningkatkan citra KPK atau intervensi kekuasaan. Tidak menutup kemungkinan intervensi kekuasaan, apalagi dengan oposisi. Kami sudah menduga dipukul-pukulin seperti ini," terangnya.
Trimedya meminta Soewarno dan Panda Nababan untuk tabah dan kuat menghadapi persoalan ini. PDIP akan memberi bantuan hukum.
"Kami mengerti pola kerja KPK biasanya pada aktor intelektual bukan yang kecil-kecil dengan kekuasaan yang luar biasa. Coba dicek apa ada yang sekali umumkan sampai 26 tersangka. Ini baru pertama kali. Banyak kasus lain yang penerima tidak diproses," tutupnya.
(ndr/fay)











































