Pernah Terperdaya, Baby Balas Kerjai Penipu Pengobral Cinta

Nigerian Sweetheart Scam

Pernah Terperdaya, Baby Balas Kerjai Penipu Pengobral Cinta

- detikNews
Rabu, 01 Sep 2010 17:31 WIB
Pernah Terperdaya, Baby Balas Kerjai Penipu Pengobral Cinta
Jakarta - Meski sudah pernah terperdaya oleh pengobral cinta, Baby tidak kapok 'bersahabat' dengan pria-pria yang konon tergabung di Nigerian Sweatheart Scam itu. Baby malah berusaha mengerjai pria-pria yang gemar menipu para wanita itu.

Tiga pria yang mengaku bule dan kaya raya, sempat 'dekat' dengan Baby. Pria pertama bernama Nicolas Evans, yang dikenal Baby dari Tagged.com. Seperti penipu lainnya, Nicolas juga menjanjikan paket berisi barang-barang mewah untuk Baby.

"Dengan gaya meyakinkan, dia mengirim track number seolah-olah barang tersebut sedang dalam perjalanan pengiriman kurir," kata Baby saat mencurahkan pengalamannya kepada detikcom, Rabu (1/9/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama setelah itu, Baby ditelepon dari seseorang dengan logat Melayu. Orang yang mengaku dari perusahaan kurir itu meminta Baby membayar US$ 5.000 untuk membayar pajak barang-barang Nicolas yang mewah-mewah itu.

"Si Nicolas Evans dengan rajinnya minta aku mentransfer uang. Lalu dengan polosnya aku bilang hanya ada US$ 100," cerita Baby. Uang yang melayang memang tidak terlalu besar, saat itu hanya sekitar Rp 1,2 juta. Namun saat itu, Baby tidak bekerja, jadi uang itu sangat berharga.

Baby, yang saat itu tidak sadar sedang ditipu, tidak menaruh kecurigaan sedikit pun. Bahkan saat komplotan itu tetap mengirimkan nomor Western Union (WU) perusahaan kurir dan tidak nomor rekening bank. Baby juga tidak sadar ketika sebuah perusahaan kurir yang mengaku terbesar di Malaysia tidak memiliki account di bank. Lalu Baby mengirimkan uang 100 dollarnya.

"Setelah uang dikirim, mereka bilang tidak bisa mengirim barangnya karena uang yang dikirim tidak cukup. Mereka bilang, paketnya dikirim kembali ke Inggris dengan uang yang aku kirimkan," kata Baby, yang kehilangan uang dan parsel pun tak kan pernah datang.

Saat itulah, Baby sadar dirinya telah diperdaya oleh pria bule yang mengaku kaya raya itu. Sejak saat itu, Baby lebih berhati-hati dengan modus-modus penipuan semacam itu. Namun Baby tidak menutup diri. Baby tetap meladeni pria-pria yang mengajaknya berkenalan di internet.

"'Bule' kedua bernama Sony March dia mengirim 'uang' (sekitar Rp 1,3 miliar) untuk beli apartemen/rumah yang harganya terserah aku saja, dan katanya, apartemen itu akan ditempati kami berdua kalau dia akan datang ke Indonesia," kata Baby.

Modusnya sama persis, orang yang mengaku dari perusahaan kurir kemudian menghubungi Baby dan mengatakan paketnya tertahan. Baby diminta mengirim uang US$ 1.500. Karena sudah pernah 'kena', Baby tidak terperdaya.

"Saya iseng mengatakan pada mereka kalau barang akan saya ambil sendiri ke Malaysia keesokan harinya. Tapi apa kata mereka setelah mereka mengetahui saya akan 'datang' sendiri? Mereka langsung memaki-maki saya dengan ucapan tak senonoh dan barang nggak bisa diambil langsung, harus melalui kurir. Saya hanya tertawa mendengarnya," cerita Baby.

Lantas, dengan gaya seolah-olah sedang di lepas pantai Inggris, Sony March menelepon Baby dan marah-marah karena sudah merugi puluhan juta karena sudah mengirim barang-barang mahal tapi Baby nggak mau membayar US$ 1500. "Dan akhirnya (katanya lagi) sopirnyalah yang harus membayar US$ 1.500 karena hanya sopirnya satu-satunya orang yang ada di rumahnya dia," kata Baby.

Bule ketiga 'didapat' Baby dari Badoo.com. Eric Randy mengaku putra mahkota dari kerajaan kecil di Irlandia. Namun saat nama kerajaan itu disearch di google, tidak ditemukan.

"Selama dalam sebulan, dia rajin ber-YM, sampai dia berlaku seolah-olah dia calon raja di kerajaan kecilnya, jadi kalau Baby jadi istrinya harus siap-siap dengan segala keribetan dan tata cara protokol Istana (whooaaa...asyik ga bo jadi Princess)," tulis Baby.

Si calon raja di Irlandia yang ingin dipanggil Prince Eric ini juga mengatakan akan mengunjungi Indonesia. Print out tiket elektronik pesawat dikirim ke Baby untuk meyakinkan. Tapi Baby sudah tidak terlena lagi.

"Tiba-tiba di suatu pagi, teleponku bunyi, dan itu dari Malaysia, katanya dari petugas Imigrasi Malaysia, yang mengatakan, kalau Mr Eric Randy tidak bisa melanjutkan ke perjalanan ke Jakarta, karena dia ditahan di keimmigrasian Malaysia karena kedapatan membawa uang di kopernya dengan jumlah lebih dari yang ditetapkan," cerita Baby.

Baby yang iseng, kemudian berpura-pura akan mentransfer uang sebesar US$ 5.000 lewat WU. Namun karena uang itu tidak segera datang, Eric terus menerus menelepon Baby.

"si Prince hampir tiap jam telepon aku, dan dia selalu berkata, aku sendirian nih di
Kuala Lumpur, nggak ada saudara, nggak ada yang aku kenal, sampai kapan aku harus di sini
terus? Bagaimana aku mau ketemu kamu dan ke Jakarta kalau kamu tidak transfer uang
untuk menebus aku di sini? Aku nggak ada uang sama sekali? Bagaimana mau bayar hotel
ini? Kamu nggak sayang aku ya? Kamu pura-pura cinta aku ya? Padahal kamu nggak pernah
cinta aku?" kata Baby menirukan ucapan Eric saat itu.

Penipu cinta memang pintar menggombal!

(ken/nrl)


Berita Terkait