"Buku ini berisi 41 warisan kebesaran sikap dan kebijakan Gus Dur yang telah mewarnai politik nasional. Tanpa Gus Dur, politik di Indonesia menjadi mudah ditebak," ujar Hanif dalam peluncuran bukunya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Dalam buku setebal 204 halaman yang bersampul foto Gus Dur tersebut diceritakan karakter politik Gus Dur. Juga dipaparkan sejumlah kebijakan Gus Dur yang sangat pluralistik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gus Dur ini orang yang unik, semakin mencintai Gus Dur makin cepat dipecat (dari PKB -red). Gus Dur itu orang yang unik, yang dibenci jadi orang yang dicintai juga berhasil," ujar Cak Imin sambil tersenyum.
Cak Imin berharap pembaca buku ini dapat mencerna cara berpolitik Gus Dur yang lugas tetapi tetap santun. "Mudah-mudahan buku ini menjadi inspirasi agar mengikuti jejak ide dan pemikiran Gus Dur," harapnya.
(van/lh)










































