"Pesawat belum pernah jatuh sejak digunakan," kata Chief Excekutif Officer Bali International Flight Academy (BIFA) Wira Dharma Bagus Oka kepada wartawan di Bandara Letkol Wisnu, Gerokgak, Buleleng, Bali, Rabu (1/9/2010).
Pesawat Cessna 172 PK-ROG naas ini buatan Amerika Serikat antara tahun 1965-1989. Wira Dharma mengatakan sejak BIFA pertama kali berdiri di Gerokgak, Bali, belum pernah terjadi kecelakaan pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat dari lokasi jatuhnya pesawat, kedua siswa dan instruktur yang mengalami luka lecet telah kembali ke Bali. Namun, mereka belum tiba di asrama BIFA yang terletak di Bandara Letkol Wisnu.
Disebutkan, pesawat Cessna berangkat dari Bandara Letkol Wisnu ke Bandara Belimbing Sari pukul 07.00 Wita, Rabu (1/9/2010) untuk mengikuti latihan terbang di Banyuwangi. Namun, pesawat mengalami kecelakaan sesaat setelah take off.
"Pesawat take off, sekitar 40 menit di udara, pesawat mengalami lost power pada mesin. Pesawat kemudian mendarat darurat di persawahan. Pesawat mengalami lecet pada bagian bawah," kata Wira Dharma.
BIFA menggunakan Bandara Letkol Wisnu sebagai pusat pelatihan.Β BIFA juga sering menggelar latihan di beberapa bandara tergantung materi yang diberikan, seperti Bandara Belimbing Sari, Banyuwangi. Selain itu, BIFA juga menggelar latihan di Mataram, Solo dan Denpasar.
(djo/djo)










































