"Kalau gedung itu diperlukan, tapi masa DPR ada restorannya, itu mengada-ada," kata Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/9/2010).
Menurut Priyo, lobi politik atau menjamu tamu undangan bisa dilakukan di ruang lobi. Ruang lobi, menurut Priyo, perlu dibuat senyaman mungkin untuk berbagai keperluan tersebut.
"Kalau itu perlu sebuah ruangan representatif, seperti beberapa negara lain. Karena untuk menampung tamu kenegaraan VVIP," jelas Priyo.
Sebelumnya diberitakan Wakil Ketua BURT DPR menuturkan rencana pembangunan restoran mewah di gedung baru DPR. Restoran mewah ini akan dimanfaatkan untuk lobi dan menjamu tamu kenegaraan.
(van/gus)











































