"Nanti ya saya sedang rapat," kata Panda saat dihubungi detikcom, Rabu (1/9/2010) pukul 16.25 WIB.
Didesak lebih lanjut Panda enggan berkomentar lagi. "Teleponnya nanti," ujarnya sambil menutup telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panda sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi, baik di KPK maupun di persidangan. Dalam kesaksiannya, Panda selalu membantah terlibat dalam urusan bagi-bagi duit miliaran rupiah terkait pemilihan Miranda Goeltom.
Panda diumumkan sebagai tersangka bersama 25 politisi lainnya oleh KPK. Namun, Wakil Ketua KPK Bibit Slamet Riyanto, saat mengumumkan para tersangka baru itu, tidak menyebut nama lengkap. Bibit yang didampingi Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono hanya menyebut inisialnya.
Namun, informasi yang dihimpun wartawan, nama lengkap inisial-inisial para tersangka kasus dugaan suap pemilihan Miranda itu adalah sebagai berikut:
1. Max Moein (mantan anggota FPDIP)
2. Agus Prayitno Condro (mantan anggota FPDIP)
3. Daniel Tandjung, (mantan anggota FPPP)
4. Panda Nababan, (anggota FPDIP)
5. Pazkah Susetta, (mantan anggota FPG/mantan Kepala Bapenas)
6. Poltak Sitorus, (mantan anggota FPDIP)
7. Anthony Zeidra Abidin, (mantan anggota FPG)
8. Willem Tutuarima, (mantan anggota FPDIP)
9. Ahmad Hafiz Zawawi ((mantan anggota FPG)
10. Marthin Bria Seran (mantan anggota FPG)
11. Bobby Suhadirman (mantan anggota FPG)
12. Rusman Lumbantoruan (mantan anggota FPDIP)
13. Muhammad Nurlif (mantan anggota FPG/ Anggota BPK)
14. Asep Ruchimat Sudjana (mantan anggota FPDIP)
15. Kamarullah (mantan anggota FPG)
16. Baharuddin Aritonang (mantan anggota FPG/mantan anggota BPK)
17. Henky Baramuli (mantan anggota FPG)
18. Sofyan Usman (mantan anggota FPPP)
19. Engelina Patiasina (mantan anggota FPDIP)
20. M Iqbal (mantan anggota FPPP)
21. Budiningsih (mantan anggota FPDIP)
22. Jefri Tongas (mantan anggota FPDIP)
23. Ni Luh Mariani (mantan anggota FPDIP)
24. Sutanti Pranoto (mantan anggota FPDIP)
25. Soewarni (mantan anggota FPDIP)
26. Marheos Pormes (mantan anggota FPDIP)
Sementara itu mantan anggota FPG Baharudin Aritonang yang dihubungi telepon selularnya tidak aktif. Sedang Paskah Suzetta, tidak mengangkat teleponnya.
(ndr/asy)











































