Kapolsek Tebet Kompol Udik Tanang mengatakan, korban mengalami pembiusan. "Uangnya Rp 2 juta hilang," kata Udik saat dihubungi wartawan, Rabu (1/9/2010) pagi.
Udik mengatakan, korban yang diketahui bernama Alimin (37) ditemukan oleh anggota patroli Polsek Tebet di dekat Gelael, Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (1/9) dinihari. Saat itu, korban ditemukan dalam kondisi pingsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dokter di puskesmas itu menyatakan bahwa Alimin pingsan akibat pembiusan. Karena tekanan darahnya tinggi, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk mendapat perawatan intensif.
Saat siuman, korban menceritakan kejadian yang menimpanya saat berada di bandara. Saat itu, kata Udik, korban bertemu dengan 3 pria yang diduga sebagai pelaku pembiusan.
Diduga, saat berbincang dengan pelaku, korban diberi minuman yang telah dicampuri obat bius. "Minumannya sejenis minuman kaleng," katanya.
Di tengah perjalanan, dompet korban yang berisi uang Rp 2 juta dikuras oleh pelaku. Korban sendiri baru pulang dari Pekanbaru.
Korban saat itu hendak mudik ke kampungnya di Cilacap, Jawa Tengah.
"Setelah itu korban lalu dibawa dengan mobil dan diturunkan di Jl MT Haryono," kata Udik.
Akibat peristiwa yang dialaminya, korban kehilangan harta berharga berupa uang tunai sebesar Rp 2 juta, satu unit telepon genggam dan sebuah tas koper. Kasus pembiusan ini selanjutnya ditangani petugas Polsek Tebet.
(mei/nrl)











































