mengirimkan pegawainya di kursus Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) selama tujuh tahun terakhir, Kementerian Luar Negeri Dinilai kurang nasionalis. Namun Menlu Marty Natalegawa buru-buru menolak hal itu.
"Selain kurang wibawa dibanding periode sebelumnya, yang perlu dicatat adalah Kementerian Luar Negeri tidak mengirimkan ke kursus Lemhanas selama tujuh tahun terakhir," ujar anggota DPR RI, Engartiasto Lukito pada rapat dengar pendapat umum Komisi I bersama jajaran menteri Menko Polhukam di Gedung DPR, Rabu (1/9/2010) dini hari.
Tudingan dari anggota Fraksi Golkar itu langsung disanggah oleh Marty ketika
mendapat kesempatan berbicara. Dengan penampilannya yang kalem namun bernada tutur agak meninggi, mantan duta besar Indonesia untuk Inggris Raya ini menyampaikan secara tegas penolakannya.
"Kami mencatat adanya penilaian bahwa Kemenlu kurang dalam nasionalisme. Seperti tidak memiliki partisipasi dalam Lemhanas. Atas nama jajaran Kemenlu, saya menyatakan sangat keberatan," tukas Marty.
"Bagaiama mungkin kami kurang semangat nasionalisme. Di jajaran kami setiap hari bekerja untuk kepentingan nasional. Dan itu tentunya disemangati oleh semangat nasionalisme."
Kemenlu memang tengah disorot terkait diplomasi dengan Malaysia yang dinilai terlalu lunak. Tak sedikit juga pihak yang menilai bahwa nota protes yang dikirimkan Kemenlu ke Negeri Jiran masih jauh dari kata cukup. (anw/anw)











































