Salah seorang warga New Zealand lainnya yang menjadi kopilot adalah satu-satunya yang selamat dalam musibah yang terjadi di Provinsi Milne Bay ini. Namun kondisinya saat ini sedang kritis. Demikian dikutip AFP dari Australian Associated Press (AAP), Rabu (1/9/2010).
Menteri Luar Negeri Australia Stephen Smith mengkonfirmasi bahwa lima korban terbang menggunakan Trans Air yang terbang dari Pulau Misima, yang terletak di timur laut Papua Nugini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah setempat mengatakan pesawat kecil yang naas tersebut menabrak beberapa pohon sebelum kemudian terbakar. Saat insiden ini terjadi, cuaca di bandara sedang hujan disertai angin kencang.
Cuaca di Papua Nugini memang sulit diprediksi, sehingga menyulitkan dunia penerbangan.
(anw/anw)










































