Delapan korban tewas tersebut adalah Hasni, Samsidar, La Pasau, Mami, Sami, Raihan, Juheni dan Iwaleng. Dari delapan korban naas tersebut, lima korban di antaranya meninggal di lokasi kejadian, yakni di rumah Juhreni (50) sang pemilik hajatan yang merangkaikan buka puasa bersama tersebut dengan prosesi lamaran anaknya. Sedangkan dua warga lainnya meninggal di rumah sakit dan seorang lagi meninggal di Puskesmas Pujananting.
Menurut Direktur Rumah Sakit Lapatau Barru Darmis ketika dihubungi detikcom, sembilan orang kritis yang sebelumnya sempat di rawat di tiga puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Ralla, Puskesmas Lisu dan Puskesmas Tanete kini dirawat intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Lapatau Barru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kapolres Barru AKBP Darma Lelepadang, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini, tapi untuk sementara diketahui jika seluruh korban keracunan memakan kue dadar yang disajikan pemilik rumah.
(mna/anw)










































