"Instrupsi ketua, saya mau menekankan kita di sini menantikan nota protes yang telah kita minta kepada Manlu Marty Natalegawa sebagaimana telah kita sampaikan pekan lalu ketika Menlu datang ke Komisi I. Sekali lagi saya minta kepada Menlu untuk membagikan foto copy nota tersebut," kata anggota Komisi I dari Fraksi Golkar Enggar Tyastolukito dalam rapat yang dipimpin oleh Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Mendengar permintaan anggota DPR, Kontan Marty menjawab. "Sebaiknya kita jangan terlalu over analize suatu permasalahan. Ini permasalahannya bukan birokrasi. Tapi nota protes itu secara formal formatnya adalah rahasia," jawab Marty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi ini kan forum terbuka, jadi perlu dipertimbangkan lagi. Nota protes ini kan berkaitan dengan posisi negara kita dalam berdiplomasi," imbuh Marty.
Dalam nota protes tersebut terdapat sembilam butir protes Indonesia dengan Malaysia dalam hubungannya penangkapan 3 petugas DKP beberapa waktu lalu.
"Mungkin nanti di akhir rapat ini akan kita bahas, karena sekarang kan membahas pengelolaan perbatasan secara umum," jelas Marty.
(anw/anw)











































