Padahal dalam BAP Roberto tanggal 6 Mei 2010, jelas-jelas disebutkan bahwa Roberto mengakui dirinya memberikan suap Rp 5 juta kepada penyidik Polri yang dibagi tiga, yakni Sri Sumartini, Arafat Enanie, dan Mardiyani. Dalam BAP juga disebutkan bahwa Roberto mengakui memberi uang Rp 100 juta kepada Kompol Arafat Enanie. Demikian terungkap dalam persidangan terdakwa AKP Sri Sumartini di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (31/8/2010).
Majelis Hakim yang sedikit curiga dengan bantahan Roberto tersebut, lantas meminta Roberto untuk bertanggung jawab dan membuktikan ucapannya. Majelis Hakim meminta Roberto untuk tetap menunggu di dalam ruang sidang, sementara saksi dari penyidik Polri, yakni Nico Afinta, dihadirkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nico lantas mengeluarkan sebuah netbook dan memutarkan rekaman pemeriksaan Roberto di hadapan Majelis Hakim, Jaksa Penuntut Umum, dan Kuasa Hukum Sri Sumartini. Sembari memutarkan rekaman, Nico membantah pernyataan Roberto soal BAP yang diset oleh penyidik.
Nico yang saat itu turut menyiapkan pertanyaan bagi pemeriksaan Roberto pun menyatakan, ucapan Roberto tersebut tidak beralasan. Dia menegaskan, pernyataan uang sejumlah Rp 5 juta dan Rp 100 juta tersebut merupakan pernyataan Roberto langsung.
"Sangat tidak beralasan kalau uang sejumlah Rp 5 juta keluar dari mulut penyidik. Kami tidak tahu jalan ceritanya. Bagaimana kami bisa tahu, karena yang mengeluarkan uang adalah yang bersangkutan (Roberto) sendiri," tegasnya.
Majelis Hakim kemudian meminta Nico untuk membuktikan pernyataannya dan memperdengarkan ucapan Roberto yang menyebut uang Rp 5 juta dan Rp 100 juta tersebut. Namun, Nico kesulitan untuk menemukan bagian rekaman yang diminta Majelis Hakim, karena rekaman terdiri dari 21 file dengan durasi yang panjang.
Majelis Hakim pun menunda sidang dan meminta Nico dan JPU untuk mencari bagian rekaman yang dimaksud hakim dan memutarnya kembali pada persidangan selanjutnya, Senin (6/9) mendatang. Nico pun menyanggupi permintaan Majelis Hakim tersebut.
"Nanti akan kami spesifikasi di bagian mana yang bersangkutan (Roberto) menyebutkan itu," jawabnya.
(nvc/gun)











































