Modus Penipuan Ala Richard Kennethson

Aksi Bule Penjahat Cinta

Modus Penipuan Ala Richard Kennethson

- detikNews
Selasa, 31 Agu 2010 18:31 WIB
Modus Penipuan Ala Richard Kennethson
Jakarta - Pria bule penjahat cinta tidak hanya sekali menipu korban incarannya. Jika sekali saja korbannya mau mengirimkan uang, pria tersebut tidak akan sungkan untuk meminta lebih banyak lagi, lagi dan lagi.

Pengalaman itulah yang menimpa Risa, salah satu pembaca detikcom yang mencurahkan perasaanya ke detikcom, Selasa (31/8/2010). Risa telah kehilangan lebih dari US$ 2.500 atau sekitar Rp 23 juta.

"Saya pernah punya pengalaman dengan bule yang bernama Richard Kennethson (xwyte2002@yahoo.co.uk / +447035971670). Dia mengaku duda dengan 2 anak dan tinggal di Bedfordshire. Saya menerima message dari dia di situs myyearbook.com," kata Risa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Richard gencar merayu Risa melalui email hingga chatting di Yahoo Messenger (YM). Pria yang mengaku dari Inggris itu berjanji akan mengunjungi Risa di Indonesia.

"Tetapi kemudian dia mengatakan kalau mendapatkan tugas ke Nigeria selama 7 minggu. Selama dia berada di sana, kami tetap kontak melalui YM. Dia juga memberikan no. teleponnya : +2348055219774. Kemudian dia mengirimkan copy e-tiket ke Jakarta pada tanggal 27/5/2009," katanya.

Namun dua minggu sebelum tanggal keberangkatan ke Indonesia, Richard mengaku ditawari pekerjaan oleh pemerintah Nigeria dengan kontrak kerja US$ 180.000. Tetapi kemudian dia mengatakan ada kendala waktu mengesahkan kontrak tersebut ke Kedutaan Inggris, karena dia harus membayar fee sebesar US$ 1.700.

"Jika kontrak tersebut sudah disahkan maka pemerintah akan memberikan DP sebesar US$ 180.000. Kemudian saya diminta untuk mengirim uang itu (US$ 1.700)," katanya.

Karena sudah percaya, Risa lantas mengirim uang itu melalui Western Union (WU) ke Nigeria. Namun penipuan belum selesai, Risa kembali diminta mengirim uang US$ 800 untuk keperluan kontrak tersebut.

"Lagi-lagi saya mengirimkan uang itu melalui WU," kata Risa.

Saat itu, Risa masih belum menyadari dirinya sedang diperas oleh pria yang mengaku bule itu. Risa baru ngeh dirinya tertipu ketika satu hari sebelum hari keberangkatannya ke Indonesia, Richard tidak muncul di YM.

Baru di hari H, Richard muncul di YM untuk mengatakan, penerbangannya harus ditunda karena masih ada urusan terkait kontrak. Richard mengaku membutuhkan uang US$ 600 lagi untuk mencairkan cek US$ 180.000 dari pemerintah Nigeria.

"Kali ini saya tidak mau mengirimkan uang karena saya mulai menyadari kalau saya telah ditipu. 2 minggu setelah dia minta uang terakhir kalinya, dia masih sempat menyapa di YM tapi kebetulan saya tidak sempat membalas dan sejak saat itu dia tidak pernah muncul lagi," cerita Risa.

Risa mencoba mengirim email ke Richard. Namun hingga kini tidak ada balasan. "Telepon juga tidak diangkat," kata Risa.

Seperti perempuan lainnya yang menjadi korban, Risa juga tidak ingin ada korban lagi. Risa kini sudah mengikhlaskan uang tersebut, namun dia mengaku penasaran dengan sosok Richard yang telah menguras hartanya itu.

"Apakah dia termasuk salah satu anggota penipu itu ataukah dia 'bekerja' sendiri dengan modus yang berbeda? Saya benar-benar penasaran," kata Risa.

(ken/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads