Demikian diungkapkan sumber-sumber pengadilan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (31/8/2010).
Pria Taiwan tersebut, Yi-Lan Chen merupakan pimpinan perusahaan Taiwan, Landstar Tech Company Limited, yang berbasis di Miami. Perusahaan ekspor milik pria yang juga dikenal sebagai Kevin Chen itu menjual komponen-komponen senjata yang berfungsi ganda: bisa digunakan untuk aplikasi bisnis dan militer, termasuk peralatan yang dilarang dijual kepada Iran sesuai hukum AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chen mengaku bersalah pada Mei lalu. Pria itu pun bersikap kooperatif dengan para penyidik AS dengan harapan akan mendapat hukuman yang lebih ringan.
(ita/nrl)










































