“Untuk musim mudik tahun ini, jumlah angkutan dari berbagai jenis kendaraan untuk mudik kami rasa sudah cukup banyak. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir akan keterbatasan angkutan lebaran,” kata Ketua Penyelenggara Angkutan Lebaran Terpadu 2010 Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Indra Satria Lubis kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa (31/08/2010)
Dia menjelaskan, 4.032 unit kendaraan untuk mudik itu berasal dari 192 perusahaan angkutan yang tersedia di Riau. Dari jumlah itu, maka kursi yang tersedia untuk para pemudik sekitar 91.392 kursi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini ditambah lagi jenis angkutan AKAP yang berdomisili di Riau sebanyak 20 perusahaan dengan jumlah armada 337 unit. Selain itu masih ada angkutan lebaran jenis AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) sebanyak 73 perusahaan dengan jumlah armada 1.732 unit.
“Angkutan mudik ini wajib menyinggahi setiap terminal penumpang yang ada di Riau,” ujar Indra.
Selain menyediakan bus AKAP dan AKDP, angkutan mudik masih ditambah dengan angkutan sewa yang disediakan 16 perusahaan di Riau. Dari jumlah perusahaan itu tersedia 220 unit. Ditambah lagi bus pariwisata 57 unit.
“Arus mudik lebaran di Riau sudah berlangsung sejak H-15. dan kita perkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 atau pada 8 September 2010,” terang Indra.
(cha/gun)











































