Setidaknya hal inilah yang akan dilakukan di LP Anak Muara Bulian, Jambi. Fasilitas pendidikan berupa komputer dan buku akan ditambah untuk meningkatkan kualitas berpikir para napi anak.
"Kita akan berupaya memenuhi kebutuhan itu. Di sini tidak over kapasitas dan kita sudah memberikan program pendidikan sambil terus meningkatkannya," ujar Sekjen Kemenkum HAM, Abdul Bari Azzet, saat berkunjung di LP tersebut, Selasa (31/8/2010).
Menurut Abdul, faktor pendidikan sangat penting dalam pembinaan para napi anak. Selain itu, kesehatan juga perlu diperhatikan, mengingat letak LP yang berada di sisi hutan.
"Kami juga berupaya untuk menjamin kesehatan. Sementara Balai Latihan Kerja (BLK) terus ditambah," imbuh Abdul.
Kakanwil Kemenkum HAM Jambi, Rinto Hakim, menambahkan, ada 33 napi anak yang ditahan di LP tersebut. Sebagian besar tindak pidana yang dilakukan adalah narkoba, pembunuhan dan perampokan.
"Mereka dijaga oleh sekitar 26 petugas. Proses pembinaan juga terus dilakukan," kata Rinto.
Beberapa napi anak yang menyambut rombongan pejabat Kemenkum HAM ini tampak antusias. Mereka bahkan ada yang tampil menghibur dengan suguhan lagu Melayu.
(mad/nik)











































