Demikian disampaikan Kapolda Bali Irjen Polisi Hadiatmoko usai rapat akhir
koordinasi menyambut Lebaran di Mapolda Bali, Jl Supratman, Denpasar, Selasa
(31/8/2010). Hadir dalam rapat tersebut Dinas Perhubungan Bali, Dinas Pekerjaan Umum, dan Kodam IX Udayana.
Hadiatmoko menjelaskan, Bali akan dijejali para wisatawan domestik meskipun penduduk muslimnya mudik ke kampung halaman. Karena itu pengamanan diperketat.
"Saat menyambut libur Lebaran, kita menggelar operasi mudik dan operasi liburan," katanya.
Puncak arus mudik di pelabuhan penyeberangan Gilumanuk, diprediksi akan terjadi pada H-3 hingga H-1. Diperkirakan antrean kendaraan akan mencapai dua kilometer dari pintu pelabuhan.
"Kapolda akan melakukan pemantauan pada H-3 ke Pelabuhan Gilimanuk. Bahkan, rencananya akan meninjau pengamanan hingga Pelabuhan Ketapang," kata Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar.
Polda Bali juga akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mendirikan tenda di areal pelabuhan. Pemudik bisa menggunakan tenda untuk beristirahat.
Untuk menjaga keamanan arus mudik dan balik, Polda Bali mengerahkan 1.700 personil di seluruh Bali. Pasukan akan ditempatkan di daerah rawan dan pusat keramaian.
"Pasukan Detasemen Khusus 88 Anti Teror ditempatkan di Pelabuhan
Gilimanuk," kata Sugianyar.
(gds/nik)











































