Pengalaman Nunik ini diceritakan kepada detikcom, Selasa (31/8/2010). "Saya juga pernah kena tipu seperti itu (oleh pria yang mengaku bule). Dan saya kena Rp 25 juta," kata Nunik.
Menurut Nunik, orang yang menipunya itu boleh dibilang semacam sindikat atau komplotan. Pria yang merayunya, menelepon dari negara lain, sementara orang yang meminta uang pajak biasanya dari Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti wanita lainnya, Nunik ingin tidak ada lagi perempuan-perempuan lain yang senasib dengan dirinya. "Semoga nggak ada lagi yang tertipu seperti saya," katanya.
Sebelumnya sejumlah perempuan telah tertipu oleh bujuk rayu pria bule. Nama pria bule yang sering muncul adalah Williams. Kepada para targetnya, Williams sering mengaku duda kaya raya dengan satu anak.
Pria bule itu biasanya mengirimkan foto-foto kepada targetnya. Entah orangnya benar atau tidak, namun orang di foto itu biasanya memang lumayan menarik sehingga membuat hati wanita kesengsem.
Modus yang dipakai biasanya dengan mengajak menikah dan berjanji akan mengirimkan hadiah-hadiah mewah seperti perhiasan, laptop, handphone, dan uang. Namun paket itu dikatakan tertahan di Malaysia karena terganjal pajak.
Para wanita yang sedang ditipu itu diminta mengirim sejumlah uang untuk menebus paket itu. Biasanya sebesar di atas Rp 10 juta. Jika si korban mau mengirimkan uang, komplotan itu biasanya akan terus meminta uang kepada perempuan itu dengan berbagai alasan.
Karena sudah telanjur cinta, perempuan biasanya akan menuruti kemauan komplotan tersebut untuk barang yang sejatinya tidak pernah ada. Biasanya perempuan-perempuan itu akan tersadar saat uangnya terkuras dan si pria bule menghilang entah ke mana.
(ken/asy)











































