"Ada muatan politis yang dipaksakan dari Golkar dengan menggulirkan interpelasi. Saya kira ada target politik yang tidak bermuara kepada Pak SBY untuk kepentingan sesaat Golkar," ujar Wasekjen PD Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/8/2010).
Ramadhan meminta Golkar menghargai Pemerintahan SBY-Boediono. Golkar diminta memahami bahwa panasnya situasi politik Indonesia-Malaysia karena kesalahan Malaysia.
"Dalam pertemuan antara Komisi I DPR dengan Menlu dan KKP kami sepakat itu pelanggaran Malaysia," imbau Ramadhan.
PD pun akan menolak mentah-mentah usulan interpelasi. PD akan tetap bertahan sekalipun suara interpelasi terus menguat. "Kami akan taat kepada apa yang sudah jadi kesepakatan untuk memberi ruang kepada Pemerintah," tegasnya.
(van/yid)











































