Demikian disampaikan Menlu Singapura George Yeo dalam konferensi pers bersama dengan Menlu RI Marty Natalegawa di Singapura seperti dilansir harian Singapura, Straits Times, Selasa (31/8/2010).
Dikatakan Yeo, pertemuan-pertemuan tersebut akan menjadi bagian dari kerja sama yang lebih luas yang mencakup tujuh kelompok kerja gabungan yang menangani bidang-bidang seperti kontra-terorisme, pariwisata dan penerbangan sipil.
Yeo menekankan perlunya dialog reguler antara kedua negara. Dengan pertemuan tiap enam bulan tersebut akan memungkinkan kedua pihak meninjau kemajuan kelompok-kelompok kerja tersebut.
Marty yang mulai menjabat Menlu RI pada Oktober lalu, mengadakan kunjungan sehari ke Singapura pada Senin, 30 Agustus kemarin. Dalam kunjungan perkenalan diri itu, Marty telah menemui Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong sebelum melakukan pertemuan dengan Yeo.
(ita/nrl)











































