Juru bicara Kejaksaan Belanda menyatakan, dua lelaki itu ditangkap atas permintaan otoritas Amerika. "Investigasi sedang berjalan," kata juru bicara seperti dilansir AFP, Selasa (31/8/2010).
ABC News mengidentifikasi lelaki tersebut bernama Ahmed Mohamed Nasser al-Soofi and Hezam al-Murisi. Soofi berasal dari Yaman dan Hezam adalah tetangganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengawasan bandara menghentikan langkah Soofi karena pakaiannya yang tebal. Petugas mendapatkan dia membawa uang tunai US$ 7 ribu dan membuka barang bawaannya.
Di sana, petugas menemukan sebuah telepon genggam dibalut dengan botol Pepto-Bismol, tiga telepon genggam dan beberapa jam tangan yang juga dibalut. Namun demikian, polisi tidak menemukan bahan peledak.
(lrn/nrl)











































