Kapolres Karo AKBP Agung Prasetyoko menyatakan, personel polisi akan terus berjaga hingga waktu yang belum ditentukan. Petugas melakukan patroli untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.
Sejauh ini, tidak ada gangguan seperti pencurian maupun aktivitas kriminal lainnya yang terjadi di desa-desa yang ditinggalkan penduduk selama masa pengungsian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, polisi bersama beberapa personel TNI dari Komando Distrik Militer 0205 Tanah Karo juga ditempatkan di setiap lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Karo. Rasio personel yang ditempatkan bergantung jumlah warga yang berada di pengungsian tersebut.
“Ada yang personel polisinya lima orang, ditambah empat personel dari Kodim. Ada yang kurang dari itu. Ya, bergantung situasi dan lokasinya,” ujar Agung Prasetyoko.
Dalam rangkaian pengamanan pasca letusan Gunung Sinabung ini, petugas gabungan dari polisi dan TNI berjumlah sekitar 800 orang. Seluruhnya akan menjalankan tugas hingga kondisi kembali membaik, yakni masa ketika seluruh penduduk yang mengungsi sudah dapat kembali ke rumahnya masing-masing dan dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Ini tanggung jawab kita untuk menjaga keamanan,” tutup Agung.
(rul/lrn)










































