Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Sekjen PKS Anis Matta, Ketua MPP PKS Untung Wahono dan 10 orang lainnya mendatangi kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (30/8/2010).
Mereka disambut oleh Ketua Umum DPP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang didampingi Ketua Pemberdayaan Ekonomi PP Muhammadiyah Bambang Sudibyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Din menegaskan tidak ada hubungan Muhammadiyah dengan parpol. "Meskipun ada orang yang berada di partai itu adalah pilihan mereka. Tetapi, secara organisasi mereka tetap Muhammadiyah," ujar Din.
Dalam kesempatan itu, Din menawarkan usulan untuk tanding bola. "Bagaimana kalau sekali-kali kita tanding bola bersama. Tetapi bukan futsal, 11 orang supaya yang main banyak," ajak Din yang disambut tawa hadirin.
Hal senada disampaikan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. "Kami memang berniat bersilaturahmi dengan Muhammadiyah karena sebagai salah satu organisasi massa terbesar di Indonesia. Kami ingin menjalin kedekatan dalam hubungan apapun dengan Muhammadiyah dan saling membantu," papar Luthfi.
Sekjen PKS Anis Matta menambahkan, DPP PKS ingin adanya forum bersama, Forum Pemikiran Islam Indonesia yang terdiri dari intelektual muda Islam Indonesia yang bisa menyuarakan Islam secara moderat. "Jadi intinya menghilangkan bahwa Islam sebagai musuh negara," kata Anis.
Anis juga menyambut baik tawaran tanding bola. "Boleh, nanti kita rencanakan selanjutnya," kata Anis sambil tertawa.
Pertemuan telah berlangsung selama 1,5 jam dengan penuh keakraban dan canda tawa.
(aan/fay)











































