"Pada tiap saat terjadi bencana, otomatis pejabat di derah mulai dari kepala dinas akan turun ke lapangan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," ujar Mendiknas M Nuh usai mengunjungi SDN Rintisan Sekolah Bertaraf Internasionl (RSBI) Rawamangun 12 Pagi, Jl Rawamangun Muka Selatan, Kompleks UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (30/8/2010).
Disampaikan M Nuh, prosedur yang harus dijalani adalah setelah musibah mereda, maka pada masa pemulihan akan dilakukan peninjauan. Jika memang banyak bangunan yang rusak, maka Kemendiknas sudah memiliki dana cadangan khusus untuk penanggulangan bencana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berapa rincian sekolah yang rusak? "Saat ini saya belum mendapat laporan (mengenai rincian). Kan baru Sabtu-Minggu kemarin. Tahapan yang paling penting itu kan evakuasi penduduk, sesudah itu baru tim akan jalan untuk menilai seberapa besar kerusakan pada bangunan-bangunan," jelas M Nuh.
Menurutnya, Kemendiknas juga akan fokus dalam menyelenggarakan pendidikan darurat. "Anak-anak kecil yang berada di tenda jangan sampai terlalu lama tidak belajar," tutupnya.
(vta/fay)










































