"Saya tidak melihat itu dalam rapat-rapat Setgab. Setgab mempersilakan pada partai-partai untuk memilih secara profesional dan fair," kata Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto, di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan Jakarta, Senin (30/8/2010).
Dia menjelaskan, dalam Setgab Koalisi memang tidak ada satu keharusan bagi partai-partai untuk memilih satu calon tertentu. Karena masing-masing partai pasti mempunyai pedoman dan kriteria.
"Mungkin nggak ada suatu keharusan menjadi pedoman dasar pada semua partai. Yah tentunya sebagai parpol gambaran yang baik," jelas Setya.
Untuk Golkar sendiri, sampai saat ini belum memutuskan nama satu calon yang akan dijagokan. Yang jelas siapapun sosok yang akan terpilih, hendaknya telah melalui proses evaluasi dan siap mencapai target pemberantasan korupsi di Indonesia.
"Evaluasi tentunya yang memenuhi target (pemberantasan korupsi). Semua ada plus-minus, ada kelebihan dan keunggulan masing-masing berdasarkan pandangan masyarakat. Dan segala info (tentang 2 calon) kita tampung untuk betul-betul dijadikan referensi," tambah Setya.
(lia/yid)











































