"Polda Metro ini kan merupakan titik pemberangkatan bagi pemudik. Tentunya kita mewaspadai segala kejahatan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar, Minggu (29/8/2010).
Penduduk Jakarta yang mayoritas merupakan pendatang dari berbagai daerah, kata dia, akan meninggalkan rumahnya untuk mudik. Hal itu bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, polisi juga akan meningkatkan peran Babinkamtibmas. Satpam dan hansip di masing-masing perumahan penduduk akan dioptimalkan peran sertanya dalam menjaga keamanan selama mudik.
"Peran Babinkamtibmas untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing tentu sangat diperlukan," katanya.
Polda Metro sendiri menerjunkan sekitar 9 ribu personel dalam melakukan pengamanan lebaran yang diberi sandi Operasi Ketupat Jaya 2010. Ribuan personel tersebar di masing-masing wilayah.
"Ada yang stasionari, ada yang mobile. Patroli ini termasuk yang mobile," katanya.
Boy sendiri mengimbau masyarakat untuk waspada saat akan meninggalkan rumahnya. Boy mengimbau masyarakat untuk menitipkan keamanan di sekitar rumah penduduk kepada petugas keamanan perumahan.
"Atau bisa dititip ke tetangga yang tidak pulang kampung," katanya.
Selain itu, Boy mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan barang berharga di rumahnya. "Kalau ada barang berharga seperti emas dan uang, sebaiknya tidak disimpan di rumah. Sebaiknya dititip di pegadaian dan semacamnya," ungkapnya.
Tidak hanya itu, masyarakat yang hendak pulang kampung diminta waspada akan terjadinya kebakaran. Masyarakat diminta untuk mencabut peralatan listrik selama pulang kampung.
"Segala benda elektronik harap dicabut agar tidak menimbulkan korsleting dan menyebabkan kebakaran," jelasnya.
(mei/anw)











































