Selagi Berunding, Wilayah yang Jadi Sengketa Harus Dijaga Bersama

Ketegangan Indonesia-Malaysia

Selagi Berunding, Wilayah yang Jadi Sengketa Harus Dijaga Bersama

- detikNews
Minggu, 29 Agu 2010 06:09 WIB
Selagi Berunding, Wilayah yang Jadi Sengketa Harus Dijaga Bersama
Jakarta - Indonesia dan Malaysia akan memasuki fase perundingan batas negara pada 6 September 2010 mendatang. Selagi perundingan itu berlangsung, wilayah yang saat ini menjadi sengketa harus dijaga bersama oleh kedua negara.

"Yang saya maksudkan, ketika berunding, kawasan yang jadi konflik itu di-status quo menjadi kawasan sementara, sehingga Indonesia dan Malaysia bisa saja patroli bersama," kata Ketua Komisi I DPR, Mahfud Siddiq, dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (28/8/2010).

Namun, menurut Mahfudz, perundingan antara Indonesia dan Malaysia itu bisa jadi berlangsung lama dan alot. Kasus-kasus tapal batas antar negara jarang yang bisa selesai dalam waktu yang cepat. Malaysia dan Singapura sendiri sampai saat ini belum menyelesaikan perundingannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia, menurutnya harus bisa mempertahankan klaim atas wilayah di utara Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Klaim Indonesia sudah diakui oleh PBB pada tahun 1982. Sementara klaim Malaysia sudah dikeluarkan 10 tahun sebelumnya, namun sepihak.

Ditambahkan dia, tidak ada unsur dari DPR yang ikut dalam perundingan itu karena merupakan wewenang dari eksekutif. Namun, apabila diundang sebagai pengawas, DPR akan menyambutnya dengan senang hati.

"Saya lihat ini ada langkah yang solutif. Unsur DPR tidak ikut dalam perundingan, tapi kalau misalnya diundang menjadi observer, ya, kita mau saja," cetusnya.

(irw/irw)


Berita Terkait