"DPR tak bisa menolak, hanya memilih salah satu," kata Hikmahanto usai diskusi Trijaya di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta, Sabtu, (28/8/2010).
Terkait adanya kekhawatiran "titipan" kepada kedua calon, menurut Hikmahanto hal tersebut harus dibuktikan. Apalagi Pansel telah menghabiskan anggaran seleks cukup banyak.
"Ada titipan? Harus dibukttikan. Anggota Pansel kan bermacam-macam sehingga sulit ditutupi kalau ada titipan," bebernya.
"Apalagi telah menghabiskan biaya cukup banyak untu menyeleksi hingga jadi 2 nama," tutupnya.
(asp/gah)











































